iklan anda disini

klik this please

Arsip Blog

Rabu, 09 Mei 2012

FLUIDA

 Volume Spesifik
Persamaan matematis volume spesifik adalah :
v = 1
          perubahan berbagai sifat fluida terjadi dengan meluas / kontinu sehingga kalkulus diferensial dapat digunakan untuk menganalisa. Untuk mengukur densitas fluida atau rapat masa atau masa jenis fluida maka terkadang volume spesifik ini digunakan. Besaran ini didefinisikan sebagai volume persatuaan massa.
 Masa Jenis Relative
            Massa jenis relative atau grafitasi spesifik (specific gravity)  adalah di definisikan sebagai ratio dari masa jenis suatu substansi terhadap masa jenis standar. Untuk substansi padat dan fluida, masa jenis standar adalah menggunakan densitas maksimum dari air dalam tekanan atmosfir dengan temperatur  C.
Bentuk matematikanya adalah :
 =  /
 Gaya yang bekerja
Pada suatu elemen fluida terdapat dua gaya :
1.         Gaya massa (body force)
            Contoh : gravitasi, listrik, magnetic.
            Gaya massa yang disebabkan oleh gravitasi akan mempengaruhi seluruh massa fluida dan besarnya bergantung pada jumlah assa fluida itu sendiri.  Semakin besar massa, maka semakin besar gaya massanya.
            Apabila massa fluida memiliki potensi medan listrik yang kongkritnya pada massa itu terdapat dua muatan listrik yang berbeda, maka masa yang seperti ini mempunyai muatan listrik yang dalam hal ini mereprentasikan gaya body berupa medan listrik.
            Demikian juga tentang gaya body yang dideskripsikan oleh potensial magnet. Potensi magnet ini bisa terjadi apabila masa fluida mengandung medan magnet yang berpotensi untuk membangkitkan gaya atau energi. Secara umum semua material mempunyai medan magneit karena terpegaruh (terinduksi) oleh medan utama magniit bumi berupa simpul kutub utara dan selatan. 
            Demikian seterusnya apabila masa mempunyai potensi gaya yang disebabkan oleh keberadaan masa tersebut, maka gaya-gaya tersebut akan dikategorikan gaya yang dikelompokkan pada gaya bodi. Hal ini bisa jadi ditemukan di masa mendatang yakni bagian lain dari gaya bodi yang memeang selama ini belum terjamah oleh penelitian dan pengembangan dalam ilmu material atau disiplin ilmu yang terkait.
2.         Gaya permukaan (Surface Force)
            Gaya ini diekspresikan oleh masa yang mempunyai permukaan, dan berpotensi / bekerja pada permukaan tersebut. Bersarnya gaya permukaan sebanding dengan luas permukaan, yang melingkupi sekali lagi gaya ini hanya bekerja pada permukaan tersebut.
Dalam hal ini yang terlihat pada tiga gaya yakni :
Fr = Gaya resultan
Fn = Komoponen normal
Ft = Komponen tangensial
Tegangan rata-rata adalah :
=         atau    

      Viskusitas Fluida
            Adanya tahanan friksi (gesekan), akibat adanya gradien keceoatan dalam fluida. Tahanan gesek akan bekerja berlawanan arah terhadap gerakan relatif fluida. Kasus gerakan relatif pada batas-batas antara padat dan fluida berlaku kondisi tak slip (non slip). Pada batas padat mengekspresikan adanya tahanan gesek yang bekerja.
            Adanya perbedaan tekanan fluida dengan material batas mengakibatkan terjadinya lapisan aliran antara fluida sendiri dengan material fluida yang menempel pada batas padat tersebut. Analogi dengan pemahaman ini, sesungguhnya di dalam fluida itu juga terdapat gradasi lapisan antara yang terdekat dengan batas padat dengan yang semakin menjauh. Adanya perbedaan lapisan ini bisa difahami karena adanya tahanan gesek pada masing-masing lapisan oleh material fluida itu sendiri.
Kondisi tak slip berarti tidak ada kecepatan relatif di antara fluida dan benda padat pada batas, dan ini juga berlaku untuk semua fluida rill. Sifat friksi dalam fluida disebut viskositas atau kegiatan viscous.
-          Stasioner, artinya pada satu titik besaran-besaran yang berlaku tidak berubah harga dengan waktu.
-          Tak selip pada kedua batas PQ dan RS

            Dalam fluida terdapat distribusi kecepatan linier dengan kecepatan u=0 pada y=0 dan u=v pada y=h, tegangan geser
 U/h atau  =  U/h
Dengan  koefisien viskositas atau viskositas dinamik.
Poskan Komentar

Google+ Badge